Tuesday, April 20

Fakta Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB

Mungkin karena IPB kerap diejek sebagai Institut Perbankan Bogor karena banyaknya lulusan IPB yang kerja di Bank, hehehe. Nggak gitu juga sih. Jadi biar sadar asal muasal FEM IPB serta seluk beluk didalamnya, segera saja kami kupas fakta FEM IPB.

Fakta FEM (Fakultas Ekonomi dan Manajemen) IPB (Institut Pertanian Bogor)

Setidaknya tersedia 5 Fakta yang penting kamu baca tentang Fakultas Jurusan Ilmu Ekonomi dan Manajemen IPB ini, diantaranya;

 

Sejarah FEM IPB

Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) adalah fakultas ke-8 Institut Pertanian Bogor (IPB). Pendirian FEM IPB didasarkan terhadap filosofi bahwa IPB adalah salah satu kampus pertanian di Indonesia yang diberi mandat untuk secara holistik mengembangkan ilmu dan teknologi pertanian, tetapi tidak punyai fakultas yang mandatnya untuk mengembangkan ilmu ekonomi dan manajemen untuk membantu pengembangan pertanian, khususnya, dan pembangunan ekonomi Indonesia terhadap umumnya.

Sudah diketahui bahwa pilar utama pembangunan ekonomi berkelanjutan adalah pengembangan pertanian yang punya tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan negara secara adil.

Oleh karena itu, kehadiran FEM IPB, dapat memperkuat ekonomi pertanian mikro dan makro Indonesia. Secara resmi FEM IPB berdiri terhadap 6 April 2001 dengan punyai 2 program belajar terhadap awalnya (fem.ipb.ac.id). Nah itu dia alasan terdapatnya FEM IPB, yaitu untuk membantu bidang pertanian lewat pengembangan ilmu ekonomi dan manajemen demi kesejahteraan masyarakat. Mantap kan.

 

Baca juga : jurnal fakultas ekonomi

Jurusan-jurusan di FEM IPB

Pada awalnya FEM hanya mempunyai 2 program belajar yaitu Ekonomi Pembangunan dan Manajemen yang lantas jadi sebuah jurusan atau departemen. Kini FEM punyai 4 jurusan dan 1 program studi. Keempat jurusan tersebut adalah jurusan Ekonomi Pembangunan, Manajemen, Agribisnis dan Ekonomi Sumberdaya Lingkungan serta satu program belajar yaitu Ekonomi Syariah. Kemungkinan besar jurusan-jurusan di FEM dapat terus bertambah sejalan dengan keperluan masyarakat dan tuntutan zaman.

 

Standarisasi atau Akreditasi FEM IPB

Ini nih umumnya yang jadi bahan pertimbangan anak-anak lulusan SMA pilih jurusan dan perguruan tinggi. Tapi jangan khawatir, semua jurusan di FEM IPB punyai akreditasi Nasional A, terkecuali program belajar Ekonomi Syariah yang masih B. Ya wajar sih, kan Eonomi Syariah merupakan program belajar baru jadi masih dalam proses pembangunan kualitas.

Tapi keempat jurusan lain (Ekonomi Pembangunan, Manajemen, Agribisnis, Ekonomi Sumberdaya Lingkungan) sudah kokoh dalam hal akreditasi dan standarisasi. Nggak kalah lah mirip jurusan-jurusan sejenis di perguruan tinggi lain.

Terkhusus untuk jurusan Manajemen dan Agribisnis, kedua jurusan ini sudah punyai standar Internasional kualitas pendidikan. Jadi membuat temen-temen yang bercita-cita kerja atau sekolah kelanjutan di luar negeri, lulusan dari kedua jurusan ini terlalu dipertimbangkan di dunia kerja atau pendidikan Internasional. Jadi jangan ragu-ragu membuat masuk FEM IPB.

Untuk standarisasi layanan akademis dan lainnya, FEM IPB sudah mencukupi standar Internasional. Hal tersebut dibuktikan dengan terdapatnya sertifikat ISO 9001 di FEM IPB. Jadi, untuk kualitas layanan administrasi dan sebagainya safe deh. Oh, iya IPB merupakan perguruan tinggi paling baik ke-4 di Indonesia th. 2017 versi Kemenristek Dikti. Nggak percaya? Boleh di cek dah.

Metode Belajar FEM IPB

Pada dasarnya ilmu ekonomi dan manajemen merupakan ilmu sosial dan humaniora. Namun, hal tersebut tidak berlaku di FEM IPB. Pada awal masuk kuliah di IPB semua mahasiswa diwajibkan mengikuti Program Pendidikan Kompetensi Umum (PPKU). Di dalam PPKU ini semua mahasiswa dapat belajar mata kuliah umum yang diwajibkan di IPB. Celakanya di PPKU ini terkandung mata kuliah pembunuh para mahasiswa. Diantaranya adalah Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Statistika dan Kalkulus. Semua mahasiswa dari semua jurusan harus mengikuti perkuliahan tersebut. Tak jarang tersedia mahasiswa yang tidak lulus di PPKU ini dan kelanjutannya drop out (DO). Jadi membuat kalian yang tidak senang pelajaran hitung-hitungan dapat terlalu beresiko terkecuali masuk FEM IPB.

Tidak berhenti disitu saja. Sebagian besar mata kuliah di FEM IPB pakai pendekatan kuantitatif. Sehingga, setiap mata kuliah sedikit-banyak dapat tersedia hitung-hitungannya. Jadi membuat kalian yang dambakan masuk FEM IPB coba untuk menyukai hitung-hitungan. Namun dari semua itu, banyak hal yang dapat kalian sanggup kala pakai pendekatan kuantitatif terhadap setiap mata kuliah. Pendekatan kuantitatif melatih kami untuk berpikir logis dan analitis. Sehingga lulusan FEM IPB populer dengan kapabilitas kesimpulan numerikal yang baik serta sanggup memprediksi fenomena serta pengambilan ketetapan secara terukur.

Prospek Pekerjaan Lulusan FEM IPB

Fakta terakhir adalah tentang dengan prospek kerja lulusan FEM IPB. Prospek kerja lulusan FEM IPB sangatlah luas. Hal tersebut karena lulusan FEM IPB punyai kapabilitas kesimpulan yang kuat sehingga sanggup dengan gampang beradaptasi dengan lingkungan pekerjaan yang beragam.

Untuk kalian yang punyai keinginan bekerja di lingkungan pemerintah atau negeri, FEM IPB merupakan solusinya. Banyak lulusan FEM IPB yang lantas diterima bekerja di Instansi negeri, misalnya Bank Indonesia, Kementrian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BAPPENAS, Kementrian Perdagangan, LIPI, PLN, Pertamina dan lainnya. Selain itu, lulusan FEM IPB juga banyak bekerja di perusahaan swasta besar, misalnya Unilever, Wings, Nestle, PT AIO, berbagai Bank umum/swasta di Indonesia, dan lainnya.

Untuk kalian yang merencanakan berwirausaha, FEM IPB merupakan pilihan terbaik. Ada banyak mata kuliah dan aktivitas akademis yang berbasis kewirausahaan. Sehingga ilmu yang didapatkan kala kuliah lebih gampang diaplikasikan di lapangan.

Sekian 5 Fakta FEM IPB yang sanggup saya sampaikan. Buat kalian yang berminat membuat berhimpun dengan kami jangan ragu-ragu, segera sikat aja. Tidak tersedia kerugian pilih kuliah di FEM IPB. Selain mendapat ilmu tentang ekonomi dan manajemen, kalian dapat mengasah kapabilitas kesimpulan kalian disini dengan baik yang tentunya terlalu berfungsi bagi kehidupan. Penulis dalam artikel ini adalah Pebrianto R. A yang pas ini jadi Mahasiswa di FEBM IPB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *