Sunday, November 29

Tugu Muda icon Kota Semarang yang Mempesona

Perjalanan travel Jakarta ke semarang akan melewati sebuah tempat yang monumental serta bersejarah bagi masyarakat Jawa Tengah. Memiliki nilai sejarah tinggi lantaran pada masa penjajahan dulu terjadi sebuah peristiwa penting untuk bangsa indonesia.

monumen tugu muda semarang nalatra.comDitempat ini dibangun sebuh monumen untuk mengingatkan kita perihal kejadian besar dalam upaya kemerdekaan bangsa indonesia pada tahun 1945. Ribuan pejuang gugur demi kemerdekaan negeri yang kita cintai. Monumen ini kita kenal sebagai tugu muda semarang.

Bagi orang semarang tidak mengenali Tugu Muda adalah sebuah keanehan. Tugu ini dibuat untuk kenang kembali jasa jasa pejuang yang berperang melawah penjajah. Monumen ini mengambil lokasi tepat di tengah-tengah Kota Semarang dan dikitari oleh lima jalan utama yang selalu padat setiap harinya.

Tugu Muda berada disamping selatan dari satu bundaran yang mengitarinya. Bangunan itu nampak elok sebab dikitari oleh taman bunga, jalan setapak, dan satu kolam yang bila air mancurnya dinyalakan akan menambahkan keelokan.

Di tengah-tengah teriknya matahari, pelancong bebas nikmati keelokan Tugu Muda dari segi jalan Museum Mandala atau Lawang Sewu. Jika akan mengelilingi atau berjalan di sekitarnya juga diperkenankan.

Tetapi, berharap waspada waktu seberang jalan sebab jalanan yang melingkari tugu ini tidak sempat sepi. Bila bertandang di waktu malam hari, situasinya semakin lebih eksklusif sebab ada beberapa lampu taman yang menghias.

Tugu Muda mempunyai wujud seperti lilin yang mempunyai bara api di atasnya. Keseluruhnya bangunan dibuat dari batu dengan tinggi kira kira 14 meter.

Tugu ini dibuat pada tahun 1951 dan disahkan sekitar tahun 1953. Bila disaksikan dengan jeli, disamping bawah Tugu Muda ada pahatan yang membuat relief perjuangan yang disanggah oleh lima buah pilar yang memvisualisasikan Pancasila dan lima hari pertarungan.

Relief pertama (hongerodeem) bercerita mengenai kehidupan rakyat dari jaman penjajahan. Selanjutnya, relief ke-2 mengenai pertarungan yang memvisualisasikan semangat perjuangan. Seterusnya, relief ke-3 berkenaan serangan sedang relief ke-4 memvisualisasikan ada korban atas pertarungan. Paling akhir, relief ke-5 mengenai kemenangannya atas jerih payah dan perjuangan.

Ada di tengah-tengah Kota Semarang, membuat pelancong gampang mendapati posisi Tugu Muda. Perlu tempuh waktu 15 menit jika dari arah Lapangan terbang Ahmad Yani.

Jalurnya dengan lewat Jalan Yos Sudarso ke arah Bundaran Kalibanteng. Lantas belok ke kiri arah Jalan Jenderal Sudirman dan turuti jalan itu seputar 4 km. Jika dari arah Yogyakarta, perlu ke arah Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi di Jalan Dr. Sutomo. Dari sana jaraknya cuman 1 km ke Tugu Muda.

Ingat posisinya di tengah-tengah kota, keadaan jalannya telah baik dan bisa dilalui bis pariwisata. Juga bisa dijangkau dengan transportasi umum seperti bis Trans Semarang sampai angkutan kota warna oranye dengan biaya Rp3000 – Rp5000.

Bila anda mengendarai mobil sendiri , Silahkan parkir mobil anda di Jalan inspeksi atau bisa juga di samping kanan Lawang Sewu atau di area parkir Museum Mandala. Untuk bertandang, tidak dikenakan ticket masuk, anda hanya menyiapkan biaya untuk parkir mobil anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *